Categories
Tag
  • mata uang EUR rebound signifikan karena spekulasi para trader bahwa penurunan mata uang tunggal Eropa tersebut sangat tajam di jangka pendek ini.  Namun demikian bursa saham dunia masih mengalami tekanan dipengaruhi oleh larangan Jerman melakukan naked short‐selling pada sejumlah saham dan obligasi. Rebound EUR secara signifikan semalam hingga pagi ini juga disebabkan oleh aksi beli para trader menyusul berkembangnya spekulasi bahwa petinggi moneter Eropa akan melakukan ‘aksi’ untuk mencegah tekanan tajam EUR. Namun juru bicara ECB menolak mengomentari rumor tersebut.
  • ECB pernah melakukan aksi intervensi untuk menghambat tekanan mata uang EUR pada September 2000 silam, namun langkah tersebut dilakukan secara bersama‐sama dengan The Fed, BoJ, BoE dan Bank sentral Kanada. Ketika itu EUR/USD turun hingga areal 0.8500an. Rebound EUR semalam juga terakselerasi setelah rilis FOMC‐Minutes dari pertemuan reguler terakhir The Fed beberapa waktu lalu. Dalam laporan tertulis tersebut, The Fed meng‐upgrade pertumbuhan ekonomi AS tahun 2010 menjadi 3.2%‐3.7% dari estimasi sebelumnya 2.8%‐3.5%. Hal ini seharusnya memberikan sentimen positif ke bursa saham Wall Street. Namun kekhawatiran terhadap kondisi defisit Eropa nampaknya masih menjadi fokus investor hingga perdagangan semalam.
  • Indeks utama bursa saham Wall Street ditutup melemah rata‐rata 0.5% masih dipengaruhi oleh concern terhadap kebijakan Jerman melarang naked short‐selling pada sejumlah saham dan obligasi lokal maupun regional Eropa. Saham‐saham industry masih menjadi pemicu tekanan karena besarnya exposure mereka di pasar Eropa. EUR/USDrebound hingga kelevel 1.2429 pagiini,setelahtertekanhingga1.2143/46Rabukemarin,yangmerupakanlevelterendahnyasejakApril2006. Rebound EUR tersebut menyebabkan terkoreksinya mata uang safe‐haven USD dan JPY dari penguatannya.
Sharing is Caring:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • Blogplay
  • email
  • Twitter

Leave a Reply